ABSTRACT business and capital. To be a reseller

Topic: ArtRadio
Sample donated:
Last updated: June 10, 2019

ABSTRACTThis research aims to resellers whowould like to try to earn an income without the need to set up a business andcapital. To be a reseller marketing strategy is required in order thatresellers have the knowledge about how to market their products.Resellers areexpected to understand how to do business with either by using strategies,using ways that are selective in marketing and knowing the quality of theproduct to be marketed at a price which is already predetermined.CainabelApparel is a clothing brand to manufacture clothing men and women devoted toselling among the younger set.

Resellers should be able to apply a goodmarketing strategy to attract consumers in order to purchase the product. Inimplementing marketing strategies required SWOT analysis (Strenghts, Weakness,Opportunity, Threats), Strenghts is showing thestrength of product, Weakness that is knowing the weakness of product,Opportunity is see opportunity in selling product, Threats that threat comingfrom similar product.Theauthor expects young entreprenuer can understand the correct way of doingbusiness as well as how to market a product with a good marketing strategy inbecoming a reseller Cainabel.Key Words :Reseller,Cainabel, Strategy, Marketing, SWOT  BAB I      PENDAHULUAN1.1         Latar BelakangDengan adanya kemajuan zaman dalam bidang perekonomiandi Indonesia, dibuktikan dengan adanya banyak entrepreneur dari berbagaikalangan usia, mulai dari anak sekolah hingga ibu rumah tangga. Untuk memulaibisnis yang mudah yaitu dengan menjadi reseller, tanpa mengeluarkan modal yangbesar dan langsung mendapatkan penghasilan yang cukup, membuat semua orangingin menjadi seorang reseller.

We Will Write a Custom Essay Specifically
For You For Only $13.90/page!


order now

Hanya dengan bermodalkan handphone, internet,dan produk sudah bisa menjadi reseller. Dengan menjadi reseller kita tidakmembutuhkan modal yang dikatakan cukup besar serta  memikirkan usaha apa yang akan dibuat, selain itu dapat pula  membagi waktu disela         kesibukan yang dijalani entrepreneur.     Dalam memasarkan suatuproduk tidak hanya melalui mulut ke mulut, dan televisi, melainkan sudah masukke dalam bidang teknologi diantara lain adalah media sosial. Media sosial contohnya adalah facebook, twitter, instagram sangatpenting dalam memasarkan suatu produk karena banyak orang yang memakai mediasosial serta media sosial membantu para reseller untuk mendeskripsikan suatuproduk, dan pembeli juga dapat dengan mudah membeli produk sesuai yang mereka        inginkan.     Dengan adanyaperkembangan teknologi dalam bidang penjualan online akan tentunya dapat memudahkan para entrepreneur reseller awam untuk menjual produknya, karena terdapatnya berbagai macam layanan didalam bisnis jual dan beli secara offline maupun online.Entrepreneur harus dapatmemastikan hal-hal yang harus diterapkan dalam strategi pemasaran atau strategimarketing dengan cara menerapkan analisis yaitu dengan metode SWOT supaya dapat mengenal produk perusahaan yang akan kita jual nanti. Produk pakaianakan selalu diminati oleh para pembeli karenapakaian merupakan kebutuhan utama manusia, sehinggareseller tertarik untuk menjual produk tersebut. Dalam pakaian terdapat berbagaimacam jenis produk yang akan diperjual belikanseperti baju lengan pendek, baju formal, dan pakaian sehari-hari.

Selain itu terdapat desain dari pakaian maupun motifyang dapat menarik perhatian konsumen. Maka dari itu, segala sesuatu yang ditawarkan dalam bentukpakaian akan selalu diminati oleh pembeli.1.2          MasalahTerdapat beberapa poin masalahyang akan dibahas dalam paper ini diantara lain:1.     Bagaimanastrategi pemasaran yang tepat untuk memasarkan produk ?2.     Bagaimanamengetahui untuk menjadi reseller yang baik ?3.

     Bagaimanamenerapkan strategi pemasaran?4.     Bagaimanameningkatkan penjualan produk pada Cainabel ? 1.3          Tujuan danKegunaan Penelitian1.

3.1  Tujuan Penelitian :a.      Bagaimana cara menggunakan strategimarketing dengan metode SWOT untuk memaksimalkan daya saing antar produk.b.     Menentukan strategi pemasaran yangpaling tepat dan berdaya saing.

c.      Membahas bagaimana menjadi reseller .yang cerdas dan dapatmelihat peluangd.

     Menentukan suatu harga pada produk yangakan dijual secara online.1.3.2   Kegunaan Penelitian :a.      Sebagai pegangan dan pertimbangan bagientrepreneur untuk evaluasi dan bagaimana cara menggunakan marketing strategy dengan tepat.b.

     Untuk dijadikan referensi maupun pedoman bagientrepreneur yang akan mencoba untuk menerapkan analisis SWOT sebagai indicatorketepatandalam strategi pemasaran yang nantinya diterapkan untuk reseller yang akandatang.c.      Untuk pedoman entrepreneur yang inginmenjadi reseller dan membuka bisnis awal.d.     Sebagai bahan pembelajaran Cainabeluntuk strategi pemasaran kedepannya. 1.4          Tinjauan Pustaka 1.

4.1   EntrepreneurEddy Soeryanto Soegoto (2014:27) mendefinisikanbahwa Entreprenuer adalah orang yang berjiwa kreatif, inovatif, mandiri,percaya diri, ulet & tekun, rajin, disiplin, siap menghadapi risiko, jelimelihat & meraih peluang, piawai mengelola sumber daya, dalam membangun,mengembangkan, memajukan & menjadikan usaha atau perusahaannya unggul. (EddySoeryanto Soegoto,2009)  1.4.2       Pemasaran    Irawan (1998:10), mendefiniskan bahwa pemasaran merupakan proses sosial antara individudengan kelompok sehingga mendapatkan yang mereka butuhkan dengan menciptakanmaupun menukarkan produk dan nilai dengan individu atau kelompok lain.

Kotler (2008), dikutip oleh Diniaty dan Agusrinal mendefinisikanpemasaran sebagai suatu rangkaian tujuan dan sasaran, kebijakan agar menjadiarah bagi usaha pemasaran perusahaan dalam menghadapi berbagai lingkungan dankeadaan pesaing yang berbeda-beda.1.4.

3   Strategi PemasaranEddy Soeryanto Soegoto (2014 : 164), strategi pemasaran merupakanpernyataan pokok mengenai dampak yang diinginkanagar tercapai permintaan pada target pasar yang sudah dipilih.Guiltinan dan Paul (1992).PhilipKotler (2004: 81), mendefinisikan strategipemasaran sebagai pola pikir pemasaran yang bertujuan untuk mencapai tujuan pemasaran.Strategi pemasaran terdiri dari strategispesifik untuk target pasar,penetapan posisi, bauran pemasaran dan besarnya pengeluaran pemasaran.

Sedangkan menurut Tjiptono (2002, 6): Strategi pemasaran merupakan alat fundamentalyang rencananya untuk mencapai perusahaan dengan mengembangkan keunggulanbersaing yang berkesinambungan melalui pasar yang dimasuki dan programpemasaran yang digunakan untuk melayani pasar sasaran tersebut.1.4.3.1           SeleksiSegmen PasarMenurut Eddy Soeryanto Soegoto (2014:180), strategi seleksi dan memilih segmen pasar yaitu pemasaran serbasama, pemasaran serbaaneka, dan pemasaranterpusat a.   Pemasaran serbasamaPerusahaan memutuskan untuk mengabaikan perbedaan-perbedaan segmen padasuatu pasar dan mengikuti keseluruhan pada pasar yang ada dengan satu tawaransaja dengan merancang produk yang sama dengan distribusi dan promosi massaluntuk mendapatkan jumlah pembeli terbesar.b.

   Pemasaran serbaanekaPerusahaan memutuskan beroperasi dalam beberapa segmen pasar denganmerancang program penawaran sendiri pada setiap segmen.c.      Pemasaran terpusatBanyak perusahaan melihat kemungkinanketiga yang sangat menarik khususnya apabila sumber daya yang dimilikiperusahaan terbatas.

Dibandingkan mencari pangsa pasar kecil dalam sebuahpangsa pasar besar, lebih baik perusahaan mencari pangsa pasar besar dalam satuatau beberapa subpasar.d.     Konsetrasi pada segmen tunggalPerusahaan memilih untuk berkonsentrasipada segmen tunggal. Mungkin memiliki kesesuaian dan persyaratan sukses padasegmen ini. Perusahaan mungkin hanya memiliki dana yang terbatas dan hanyaberoperasi di satu segmen saja, atau mungkin merupakan segmen yang paling tepatsebagai landasan untuk ekspansi ke segmen lain. e.

   Spesialisasi selektifPerusahaan menentukan sejumlah segmenyang masing-masing secara objektif serta sesuai bagi tujuan dan sumber dayaperusahaan. Strategi yang melingkupi banyak segmen memiliki kelebihandibandingkan segmen tunggal dalam hal penyebaran risiko perusahaan.f.       Spesialisai produkDi sini perusahaan memusatkan diridalam pembuatan produk tertentu yang dijualnya kepada beragam kelompokpelanggan.

Melalui strategi ini, perusahaan membina reputasi yang kuat dalambidang produk tertentu.g.     Spesialisasi pasarPerusahaan memusatkan diri untuk melayaniberbagai kebutuhan suatu kelompok konsumen tertentu. Perusahaan ini mendapatkanreputasi tinggi karena mengkhususkan melayani kelompok pelanggan.h.

     Peliputan pasar secara penuhDi sini perusahaan berusaha melayanisemua kelompok pelanggan dengan semua produk yang mungkin dibutuhkan.  1.4.4   BisnisMenurut Eddy Soeryanto Soegoto (2014:40), mendefinisikan bahwa bisnisadalah aktivitas yang dilakukan oleh seseorang atau sekelompok orang atauperusahaan dalam bentuk jasa atau barang untuk memperoleh laba.

1.4.5   Target Sasaran BisnisEddy Soeryanto Soegoto (2014:137), perusahaan mempunyai target dalam sasaran bisnis yang ingin dicapai dalamjangka waktu tertentu, yakni :a.

        Sasaran jangka pendek (1 tahunpertama)Sasaran jangka pendek umumnya dilakukan dalam 1 tahun pertama. Sasaranutama jangka pendek adalah menetapkan : lokasi,jenis produk, rekrutmen tenaga kerja, membangun sistem organisasi, pengenalanproduk atau jasa ke konsumen atau pasar, mendapatkan konsumen atau pelangganbaru.b.        Sasaran jangka menengah (tahunke-2 hingga tahun ke-5)Ditujukan untuk sasaran dalam waktu dua hingga lima tahun mendatang.

Sasaran jangka menengah terutamaditujukan untuk melakukan : evaluasi,perbaikan, analisis SWOT, pelayanan lebih baik, pemasaran, penataan keuangan,adaptasi lingkungan, pengembangan.c.        Sasaran jangka panjangDitujukan untuk sasaran dalam jangka waktu lebih dari 5 tahun kedepan. Sasaran jangka panjang terutamaditujukan untuk melakukan : membangunkeunggulan bersaing, stabilitas usaha, pengembangan lanjut, dan melakukanekspansi global (keluar wilayah atau keluar negeri).1.

4.6   Konsep Penjualandan PemasaranEddy SoeryantoSoegoto (2014:168). Dalam suatuaktivitas bisnis, terdapat perusahaan yang lebih menekankan pada penjualanproduk daripada pemasaran produk. Perusahaan yang mempraktikkan konsep penjualan, menjual apa yangmereka buat daripada membuat apa yang pasar inginkan. Secara kontras,perusahaan yang mempraktikkan konseppemasaran, menentukan kebutuhan dan keinginan pasar dan mengirimkan produkatau jasa yang diinginkan secara lebih efektif dan efisien daripada apa yangdilakukan pesaingnya.1.

4.7   PromosiEddy SoeryantoSoegoto (2014:187). Secara singkatpromosi berkaitan dengan upaya untuk mengarahkan seseorang terhadap produk danteknik mengomunikasikan suatu produk yang digunakan oleh perusahaan untukberinteraksi dengan target pasar mereka dan khalayak ramai. Sarana komunikasiutama dalam bauran promosi meliputi:a.

       Iklan, merupakanbentuk komunikasi nonpersonal yang biasanya terdapat di koran, radio, TV,majalah dan internet. Iklan dan promosi memiliki makna yang berbeda. Sasaraniklan adalah mengubah jalan pikiran konsumen untuk membeli. Sedangkan sasaranpromosi adalah merangsang pembelian di tempat.b.      Promosi penjualan,berupa bujukan langsung kepada konsumen, seperti kupon, hadiah. Penggunaanpromosi penjualan memiliki segi positif dan negatif bagi produsen.

Prositifnyayaitu banyak alat promosi penjualan yang dapat menarik perhatian yang berartipembeli diberi informasi bahwa mereka akan mendapatkan barang yang istimewa.Untuk segi negatif, ada sesuatu yang menimbulkan kesan bahwa produsenmengkhawatirkan kelancaran penjualan produknya.c.       Pemasaranlangsung, merupakan promosi penjualan yang langsung ke pembeli, sepertipenjualan rumah, motor, asuransi, pakaian.Bentuk-bentukpemasaran langsung meliputi :1.     Direct sellimh2.     Direct mail3.     Telemarketing4.

     Internet selling5.     Direct action marketing6.     Catalog selling7.     Television/print media8.     Cable TVd.      Hubungan masyarakat,yaitu semua bentuk komunikasi yang bertujuan membentuk citra yang baik terhadaporganisasi dan produknya.e.       Media sosial,termasuk setiap sarana komunikasi di mana pelanggan dan para anggota lain dapatmemainkan satu peran aktif.

BAB II        METODE2.1    Rancangan Kegiatan2.1.1   Objek Penelitian Objek penelitian ini adalah Cainabel yang menjual produkkaos maupun jaket yang kemudian akan dijual melalui situs online instagram.2.2    Teknik Pengumpulan DataTeknik pengumpulan data dalam Cainabel menggunakan :2.1.

2 Teknik ObservasiTeknikobservasi merupakan teknik pengamatan dan pencatatan yang sistematis, terhadapgejala-gejala yang diteliti (HusainUsman:1996:54). Menurut Restu Kartiko Widi(2010:237), jenis observasi :a.      Observasi partisipan (participantobservation) adalah ketika seorang peneliti berpartisipasi dan terlibat secaraaktif dalam seluruh kegiatan atau aktifitas yang dijalani oleh anggota grupyang tengah diamati, dengan sepengetahuan ataupun tanpa sepengetahuan anggotagrup tersebut.b.     Observasi non-partisipan (non participantobservation), terjadi saat seorang peneliti tidak ikut aktif dalam kegiatan grup,hanya sebagai pengamat pasif, untuk melihat, mengamati, dan mendengarkan semuaaktivitas grup serta membuat kesimpulan dari hasil observasi tersebut.

c.      Observasi terhadap objek memberikanfokus utama kepada objek selain manusia, peneliti yang mempelajari mengenai lingkunganhidup dan kehidupan alami bagi binatang dan tumbuhan.2.3     Alat AnalisisPada Cainabel alat analisis yangdigunakan :2.3.1   Analisis SWOTEddy Soeryanto Soegoto (2014:193). Strategi terbaik untuk melakukananalisis terhadap kekuatan dan kelemahan internal perusahaan terhadap peluangdan ancaman dari pesaing adalah melalui analisis SWOT (Strengths = kekuatan,Weaknesses = Kelemahan, Opportunities = Peluang, Threats = Ancaman).

Melalui matriks SWOT kita dapatmenerapkan empat strategi bisnis dalam menghadapi pesaing, yakni strategi SO,strategi WO, strategi ST, dan strategi WT, seperti yang ditunjukkan padamatriks berikut : FAKTOR INTERNAL (IFAS) Kekuatan (S) Daftar 5-10 kekuatan internal  di sini Kelemahan (W) Daftar 5-10 kelemahan internal di sini FAKTOR EKSTERNAL (EFAS)     Kesempatan (O) Daftar 5-10 kesempatan eksternal di sini Strategi SO Menghasilkan strategi yang menggunakan kekuatan untuk mengambil keuntungan dari adanya kesempatan Strategi WO Menghasilkan strategi yang mengambil keuntungan dari kesempatan dengan cara mengatasi kelemahan Ancaman (T) Daftar 5-10 ancaman eksternal di sini Strategi ST Menghasilkan strategi yang menggunakan kekuatan untuk menghindari ancaman Strategi WT Menghasilkan strategi yang meminimalisir kelemahan dan menghindari ancaman BAB III          HASIL DAN PEMBAHASAN3.1    Reseller3.1.1  Cara Menjadi Reseller      Terdapat 2 cara menjadi reseller, yaitu :a.

      Pendaftaran reseller secara onlineMemasukkan data diri serta membayarbiaya pendaftaran yang sudah ditetapkan oleh pemilik usaha atau toko tersebut.b.     Pendaftaran reseller secara langsungReseller harus datang ke tempat usahaatau distributor secara langsung dan membeli produk sesuai keinginnan.3.1.

2       Analisis SWOTAnalisis SWOT berguna agar kita bisa melihat atau menganalisis produk kitayang terdiri dari (Strengths = kekuatan, Weakness = kelemahan, Opportunity =kesempatan, Threats = ancaman). 1. Strengths- Harga produk cukup terjangkau terutama untuk kalanganpelajar, mahasiswa.  – Menawarkan berbagai macam desain, warna, dan jenispakaian sesuai dengan tren yang ada saat ini.- Bahan yang digunakan berkualitas baik sehingga akan membuat pemakainyamerasa nyaman.2.

Weaknesses  -Masihkurang untuk mempromosikan produk tersebut.-Produk tersebut tidak memiliki strategi pemasaran.3. Opportunities- Banyak konsumen yang membutuhkanpakaian.- Harga untuk sebuah produk untukreseller cukup terjangkau sehingga jika ada kerugian tidak terlalu besar.-Produk Cainabel cukup terkenal dikalangan anak muda.

4. Threats- Terdapat pesaing yang sudah lebih duluada.- Harga pakaian dari produk lain cukupterjangkau.

3.2          ProdukProduk yang akan dijual oleh reseller yaitu “Cainabel” yang merupakanproduk pakaian seperti kaos dan jaket dengan desain yang menarik.    Motif atau desain yang ditawarkancukup beragam seperti :                         Gambar1 Kaos 1                            Gambar2 Kaos 2                                          Gambar3 Kaos 3                                                         Gambar4 Kaos 4                                                    Gambar5 Jaket                                                  Gambar6 Kaos 5                                     Gambar7 Kaos 6Bahan yang dipilih Cainabel untuk pembuatan pakaiannya :a.        Kaos menggunakan bahan cotton combed, sehingga nyaman dipakai, dan tidakmudah luntur.b.        Jaket / hoodie menggunakan bahan cotton fleece sehingga jika dipakai saatberkeringat, bahan tersebut tidak menempel di kulit.

 Selaindesain yang beragam, terdapat ukuran yang bermacam-macam pula seperti :-           S-           M-           LJenis produk tersebut 3jenis : 1.        Kaos lengan pendek2.        Kaos lengan panjang3.        Jaket / Hoodie    Harga pada produk tersebutberkisar :1.

        Kaos lengan pendek = Rp 90.0002.        Kaos lengan panjang = Rp 120.0003.        Jaket / hoodie = Rp 175.000       Untuk menjadi reseller pakaiankita wajib tahu mengenai bahan, desain atau model yang disukai oleh konsumen. Selainitu, kita juga harus pintar dalam memilih sasaran pasar yang tepat sesuaidengan pakaian yang kita jual.

Sehingga akan banyak konsumen yang membeliproduk kita dan menjadi konsumen tetap.3.3          Teknik pengumpulan data Teknik pengumpulan data yang digunakan oleh Cainabel adalah teknik observasipartisipan karena ikut terlibat aktif dalam penjualan, ide, saran produk kepadadistributor (Cainabel).3.4          Hasildari strategi-         Target pemasaran bertambah luas-         Pemasaran pada produk Cainabelmemberikan keuntungan untuk reseller.3.5          Segmen pasaryang digunakan Dari beberapa segmen pasar yang ada,segmen pasar yang akan digunakan oleh Cainabel : a.

    Pemasaran SerbasamaReseller mengikuti keseluruhan pasar dalammerancang produk dengan distribusi dan promosi massal untuk memperbanyak jumlahpembeli.Akan tetapi, segmen ini tidak tepat untuk reseller karena harusmemperhatikan konsumen mengenai produk yang ditawarkan apakah sesuai atautidak. b.

    Pemasaran SerbaanekaUntuk setiap segmen pasar, resellerharus menawarkan atau membuat strategi pemasaran pada setiap produk yang ada.Akan tetapi, segmen ini tidak tepat dengan reseller karena reseller tidakperlu merancang program sendiri. c.     Pemasaran TerpusatReseller mencari peluang ketiga, yaitumencari pangsa pasar besar dalam satu atau beberapa subpasar.Untuk segmen ini tidak tepat bagi reseller karena langsung mencari pangsabesar dalam beberapa subpasar tersebut. d.    Konsentrasi pada segmen tunggalSegmen ini memberikan kesempatan pada reselleruntuk berkonsentrasi pada satu segmen saja, serta untuk reseller yang memilikidana terbatas.Dalam seleksi segmen pasar yang palingtepat digunakan reseller adalah konsentrasi pada segmen tunggal, karena segmenini merupakan landasan untuk ekspansi ke segmen lain.

 e.       Spesialisasi selektifReseller memilih beberapa segmen dimanasetiap segmen yang secara objektif menarik dan sesuai bagi tujuan reseller.Segmen ini memiliki kelebihan dibanding segmen tunggal dalam penyebaranrisiko, namun reseller perlu berhati-hati dalam memilih segmen ini karenareseller harus pandai dalam berbisnis. f.       SpesialisasiprodukPada segmen ini reseller membuat produktertentu yang akan dijual kepada berbagai macam kelompok pelanggan.Segmen ini tidak digunakan karena reseller hanya sebagai penjual produkbukan sebagai pembuat produk.

 g.      Spesialisasi pasarReseller harus melayani berbagaikebutuhan dari tiap kelompok pelanggan tertentu, sehingga reseller memilikireputasi kuat karena mengkhususkan dalam melayani produk kepada kelompokpelanggan tertentu.Segmen ini tidak tepat karena resellerhanya menjual produk tertentu dan memasarkan kepada pelanggan tertentu. h.      Peliputan pasar secara penuhPada segmen ini reseller melayani semuakelompok pelanggan dengan produk yang ada yang dibutuhkan oleh kelompoktersebut.Akan tetapi, segmen ini kurang tepatdigunakan oleh reseller karena reseller tidak dapat memenuhi semua kebutuhanproduk yang diinginnya pada setiap kelompok pelanggan.

 Dari pembahasan segmen pasar diatas,segmen yang tepat digunakan oleh reseller adalah konsentrasi pada segmentunggal, dimana dengan modal yang terbatas reseller dapat menjual produkCainabel pada segmen tunggal, dan segmen ini akan menjadi acuan untuk ekspansike segmen lain.3.6          Sasaranpasar Pemasaranproduk Cainabel iniditargetkan untuk kalangan remaja atau muda-mudi terutama yang berada di gereja. Produk ini diproduksi sebanyak 100 buah kaos sekaligus,sehingga reseller menargetkan akan laku dijual sebanyak 10 kaos. Jika hargakaos sebesar Rp 90.000.

Keuntungan yang akan didapatreseller Rp 900.000.Selain untuk kalangan muda-mudi,reseller juga akan lebih giat mempromosikan Cainabel melalui media sosial sertaforum jual beli.

3.7    Target Sasaran Bisnisc.   Jangka pendek Reseller akan mengenalkan produk kepada konsumen maupun pasar, sertaberusaha untuk mendapatkan pelanggan baru.

d.   Jangka menengahReseller akan melakukan evaluasi atau perbaikan, dan peningkatan dalampelayanan kepada konsumen.e.   Jangka panjangReseller akan bekerjasama dengan Cainabel untuk memproduksi pakaian sesuaidengan permintaan pasar. BAB IV       KESIMPULAN4.1 KesimpulanPada produk Cainabel, reseller dapat mengetahui mengenai kekuatan produkpada desainnya yang menarik, kelemahannya yaitu kurangnya promosi produk,peluang pada produk ini karena banyak konsumen yang membutuhkan pakaian, sertaancaman yang dihadapi adalah pesaing yang sudah ada lebih dulu.

Dengan adanya strategi pemasaran yang tepat, reseller dapat meningkatkanpenjualan produk Cainabel sesuai dengan target pasar yang telah ditentukan.Selain itu, dapat membantu reseller untuk mempelajari produk Cainabel danmenetapkan sasaran pasar lebih luas seperti melalui media sosial dan forum jualbeli.  BAB V         REFERENSISoegoto, S.A,2014, EntrepreneurshipMenjadi Pebisnis Ulung, Edisi Revisi, Jakarta : ElexmediaKomputindo.

Irawan, Faried, Wijaya dan M.N. Sudjoni, 1998, PemasaranPrinsip dan Kasus, Edisi 2, Yogyakarta : BPFE Yogyakarta.Usman, Husaini, 1996, Metodologi Peneliitan Sosial, Jakarta : Bumi Aksara.Widi, R.K, 2010, Asas MetodologiPenelitian, Jogjakarta : Graha Ilmu.Diniaty, D.

, & Agusrinal, 2014,  “Perancangan Strategi Pemasaran pada ProdukAnyaman Pandan. Jurnal Sains, Teknologi, dan Industri.

x

Hi!
I'm Eileen!

Would you like to get a custom essay? How about receiving a customized one?

Check it out