PRO DAN KONTRA KEBIJAKAN KANTONG PLASTIK BERBAYAR 1.

PRO
DAN KONTRA KEBIJAKAN KANTONG PLASTIK BERBAYAR

 

1.     
Pendahuluan

We Will Write a Custom Essay Specifically
For You For Only $13.90/page!


order now

PRO
DAN KONTRA KEBIJAKAN KANTONG PLASTIK BERBAYAR

 

1.     
Pendahuluan

a.      Latar Belakang

Kantong berbahan dasar plastik
(umumnya terbuat dari polietilena)
selalu ada dan sudah menjadi bagian hidup manusia dalam memenuhi kebutuhannya sebagai wadah. Bahannya yang ringan, mampu memuat
cukup banyak barang, mudah ditemukan, murah meriah, dan ukuran dan warnanya
yang bervariasi membuat benda ini menjadi sesuatu yang dibutuhkan saat kedua
tangan tidak cukup lagi membawa banyak barang. Di samping itu, sifat
multifungsi dari kantong plastik juga merupakan faktor mengapa kantong plastik
begitu penting, antara lain untuk kemasan barang produksi, untuk kemasan
makanan, untuk kantong belanjaan, dan kantong sampah.

Selain multifungsi,
kantong plastik membawa dampak buruk pula. Komposisi yang berbahan dasar kimia
tidak menutup kemungkinan menjadi sebuah polutan yang menyebabkan
ketidakseimbangan ekosistem dan mengganggu kesehatan manusia. Berdasarkan
dampak yang ditimbulkan ini, muncul gerakan mengurangi  plastik sebagai perwujudan peduli lingkungan.
Tak tanggung-tanggung, pemerintah turun tangan berusaha mengurangi penggunaan
kantong plastik dengan membuat kebijakan tentang kantong plastik berbayar.

b.      Tujuan

                                                             
i.     
Mengetahui dampak kantong
plastik dari berbagai aspek

                                                           
ii.     
Menjelaskan pendapat penulis
mengenai kebijakan
kantong plastik berbayar

c.       Pertanyaan

                                                             
i.     
Apa dampak yang diberikan
dari kantong plastik?

                                                           
ii.     
Apa tujuan dibuatnya kebijakan kantong plastik
berbayar?

                                                         
iii.     
Bagaimana pendapat
penulis mengenai kebijakan kantong plastik berbayar?

2.     
Isi

            Benda
yang terbuat dari bahan kimia pasti membawa dampak bagi penggunanya, tidak
menutup kemungkinan bagi plastik yang berbahan dasar polietena (PE). Berikut
ini adalah dampak yang dihasilkan dari penggunaan plastik, baik secara langsung
maupun tidak langsung:

a.       Ketika plastik yang sudah menjadi sampah dibakar

                                                             
i.     
Aspek lingkungan, asap
yang dihasilkan dari pembakaran bahan kimia yang terkandung di dalamnya
menyebabkan polusi udara

                                                           
ii.     
Aspek kesehatan, zat dioksin yang merupakan
hasil pembakaran tersebut jika terhirup oleh manusia dapat menyebabkan gangguan
sistem pernapasan, gangguan sistem saraf, gangguan fungsi hati, hingga kanker

b.      Ketika sampah plastik dibuang ke perairan (sungai, danau,
dan laut)

                                                             
i.     
Aspek lingkungan, menyebabkan
penurunan kualitas air karena kandungan styrene trimer dan bisphenol
A dapat mencemari air yang biasa digunakan
untuk kehidupan sehari-hari dan dapat
mencemari lingkungan dan membunuh biota yang hidup dalam perairan.

                                                           
ii.     
Aspek kesehatan,
sampah plastik yang menyumbat saluran air dapat menyebabkan banjir ketika hujan
turun dan dari banjir itu akan menyebabkan berbagai macam penyakit seperti
diare, muntaber, gatal-gatal pada kulit, dan gangguan pencernaan.

c.      
Ketika sampah plastik
dibuang ke darat

                                                             
i.     
Aspek lingkungan, plastik
yang memiliki rantai karbon panjang menjadi sulit terurai oleh mikroorganisme.
Akibatnya butuh waktu ratusan tahun untuk berhasil terurai secara alam.
Ironisnya, jumlah sampah plastik terus meningkat setiap harinya.

                                                           
ii.     
Aspek kesehatan, walaupun
sulit terurai, bahan kimia dalam sampah plastik tetap terserap oleh tanah,
sehingga unsur hara tercemar. Dampaknya adalah akumulasi bahan kimia yang ikut
terbawa dalam rantai makanan dari produsen hingga konsumen kelas atas, yaitu
manusia.

Melihat banyaknya
dampak yang dihasilkan, muncul gerakan komunitas, salah satunya oleh Gerakan
Indonesia Diet Kantong Plastik (GIDKP) dengan tujuan untuk bijak dalam
“mengonsumsi” kantong plastik. Pemerintah melalui Kementrian Lingkungan Hidup
dan Kehutanan turun tangan dengan membuat kebijakan yang tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor S.71/Men LHK – II/ 2015. Tujuan dari kebijakan ini adalah untuk memenuhi target
pengurangan sampah plastik sekitar 1,9 ton setahun. Pembeli harus membayar
Rp200 untuk per lembar kantong plastik dan kebijakan ini diberlakukan di usaha
ritel di beberapa kota di Indonesia.

3.     
Penutup

a.      Simpulan

                                                             
i.     
Dampak negatif dari
kantong plastik dapat berpengaruh pada aspek lingkungan yang diikuti aspek
kesehatan.

                                                           
ii.     
Menurut penulis,
kebijakan ini kurang efektif karena kebijakan ini hanya menekan penggunaan
plastik padahal plastik masih digunakan pada aspek lain selain belanja. Di sisi
lain, kantong plastik Rp200 per lembar dinilai terlalu murah bagi masyarakat
apalagi masyarakat yang  merasa mampu
membayar, dengan cueknya mereka tetap membeli plastik dan enggan menggunakan
alternatif lain dengan berbagai alasan. Jika alternatif lain adalah kantong
berbahan dasar kertas, maka tidak ada bedanya kita merusak bumi.

b.      Saran (terhadap regulasi)

                                                             
i.     
Naikkan harga per
lembar kantong plastik

                                                           
ii.     
Saat ada tindakan
pengurangan, ada baiknya lahir inovasi baru pengganti kantong plastik yang
mampu memikat masyarakat untuk move on
dari plastik

c.       Solusi (untuk masyarakat)

                                                             
i.     
Mampu mengolah sampah
plastik melalui inovasi kreatif

                                                           
ii.     
Membiasakan diri
menghemat penggunan kantong plastik

a.      Latar Belakang

Kantong berbahan dasar plastik
(umumnya terbuat dari polietilena)
selalu ada dan sudah menjadi bagian hidup manusia dalam memenuhi kebutuhannya sebagai wadah. Bahannya yang ringan, mampu memuat
cukup banyak barang, mudah ditemukan, murah meriah, dan ukuran dan warnanya
yang bervariasi membuat benda ini menjadi sesuatu yang dibutuhkan saat kedua
tangan tidak cukup lagi membawa banyak barang. Di samping itu, sifat
multifungsi dari kantong plastik juga merupakan faktor mengapa kantong plastik
begitu penting, antara lain untuk kemasan barang produksi, untuk kemasan
makanan, untuk kantong belanjaan, dan kantong sampah.

Selain multifungsi,
kantong plastik membawa dampak buruk pula. Komposisi yang berbahan dasar kimia
tidak menutup kemungkinan menjadi sebuah polutan yang menyebabkan
ketidakseimbangan ekosistem dan mengganggu kesehatan manusia. Berdasarkan
dampak yang ditimbulkan ini, muncul gerakan mengurangi  plastik sebagai perwujudan peduli lingkungan.
Tak tanggung-tanggung, pemerintah turun tangan berusaha mengurangi penggunaan
kantong plastik dengan membuat kebijakan tentang kantong plastik berbayar.

b.      Tujuan

                                                             
i.     
Mengetahui dampak kantong
plastik dari berbagai aspek

                                                           
ii.     
Menjelaskan pendapat penulis
mengenai kebijakan
kantong plastik berbayar

c.       Pertanyaan

                                                             
i.     
Apa dampak yang diberikan
dari kantong plastik?

                                                           
ii.     
Apa tujuan dibuatnya kebijakan kantong plastik
berbayar?

                                                         
iii.     
Bagaimana pendapat
penulis mengenai kebijakan kantong plastik berbayar?

2.     
Isi

            Benda
yang terbuat dari bahan kimia pasti membawa dampak bagi penggunanya, tidak
menutup kemungkinan bagi plastik yang berbahan dasar polietena (PE). Berikut
ini adalah dampak yang dihasilkan dari penggunaan plastik, baik secara langsung
maupun tidak langsung:

a.       Ketika plastik yang sudah menjadi sampah dibakar

                                                             
i.     
Aspek lingkungan, asap
yang dihasilkan dari pembakaran bahan kimia yang terkandung di dalamnya
menyebabkan polusi udara

                                                           
ii.     
Aspek kesehatan, zat dioksin yang merupakan
hasil pembakaran tersebut jika terhirup oleh manusia dapat menyebabkan gangguan
sistem pernapasan, gangguan sistem saraf, gangguan fungsi hati, hingga kanker

b.      Ketika sampah plastik dibuang ke perairan (sungai, danau,
dan laut)

                                                             
i.     
Aspek lingkungan, menyebabkan
penurunan kualitas air karena kandungan styrene trimer dan bisphenol
A dapat mencemari air yang biasa digunakan
untuk kehidupan sehari-hari dan dapat
mencemari lingkungan dan membunuh biota yang hidup dalam perairan.

                                                           
ii.     
Aspek kesehatan,
sampah plastik yang menyumbat saluran air dapat menyebabkan banjir ketika hujan
turun dan dari banjir itu akan menyebabkan berbagai macam penyakit seperti
diare, muntaber, gatal-gatal pada kulit, dan gangguan pencernaan.

c.      
Ketika sampah plastik
dibuang ke darat

                                                             
i.     
Aspek lingkungan, plastik
yang memiliki rantai karbon panjang menjadi sulit terurai oleh mikroorganisme.
Akibatnya butuh waktu ratusan tahun untuk berhasil terurai secara alam.
Ironisnya, jumlah sampah plastik terus meningkat setiap harinya.

                                                           
ii.     
Aspek kesehatan, walaupun
sulit terurai, bahan kimia dalam sampah plastik tetap terserap oleh tanah,
sehingga unsur hara tercemar. Dampaknya adalah akumulasi bahan kimia yang ikut
terbawa dalam rantai makanan dari produsen hingga konsumen kelas atas, yaitu
manusia.

Melihat banyaknya
dampak yang dihasilkan, muncul gerakan komunitas, salah satunya oleh Gerakan
Indonesia Diet Kantong Plastik (GIDKP) dengan tujuan untuk bijak dalam
“mengonsumsi” kantong plastik. Pemerintah melalui Kementrian Lingkungan Hidup
dan Kehutanan turun tangan dengan membuat kebijakan yang tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor S.71/Men LHK – II/ 2015. Tujuan dari kebijakan ini adalah untuk memenuhi target
pengurangan sampah plastik sekitar 1,9 ton setahun. Pembeli harus membayar
Rp200 untuk per lembar kantong plastik dan kebijakan ini diberlakukan di usaha
ritel di beberapa kota di Indonesia.

3.     
Penutup

a.      Simpulan

                                                             
i.     
Dampak negatif dari
kantong plastik dapat berpengaruh pada aspek lingkungan yang diikuti aspek
kesehatan.

                                                           
ii.     
Menurut penulis,
kebijakan ini kurang efektif karena kebijakan ini hanya menekan penggunaan
plastik padahal plastik masih digunakan pada aspek lain selain belanja. Di sisi
lain, kantong plastik Rp200 per lembar dinilai terlalu murah bagi masyarakat
apalagi masyarakat yang  merasa mampu
membayar, dengan cueknya mereka tetap membeli plastik dan enggan menggunakan
alternatif lain dengan berbagai alasan. Jika alternatif lain adalah kantong
berbahan dasar kertas, maka tidak ada bedanya kita merusak bumi.

b.      Saran (terhadap regulasi)

                                                             
i.     
Naikkan harga per
lembar kantong plastik

                                                           
ii.     
Saat ada tindakan
pengurangan, ada baiknya lahir inovasi baru pengganti kantong plastik yang
mampu memikat masyarakat untuk move on
dari plastik

c.       Solusi (untuk masyarakat)

                                                             
i.     
Mampu mengolah sampah
plastik melalui inovasi kreatif

                                                           
ii.     
Membiasakan diri
menghemat penggunan kantong plastik

Author:

x

Hi!
I'm Eileen!

Would you like to get a custom essay? How about receiving a customized one?

Check it out