Prospek International Security menjelaskan bahwa Regional Security Complex

Prospek Terbentuknya Institusi
Regional di Kawasan Asia Timur

Abstract

We Will Write a Custom Essay Specifically
For You For Only $13.90/page!


order now

            The geographic proximity between
countries within a region will encourage interdependence which is more likely
to establish a regional institution that can overshadow the interests of the
countries in the region. But this does not apply in East Asia which does not
yet have an official regional body for those countries within the region.
Various international cooperation such as ASEAN Plus Three which is composed of
countries from East Asia but these countries independently have not been able
yet to establish regional institutions for their own region. This paper would
trying to explain the possibility establishing regional institutions in East
Asia. This paper is predictive but supported with concrete datas to support writer’s
arguments.

            Keywords:
Regionalisme, Asia Timur, Institusi Regional, East Asian Community

 

Pendahuluan

Regionalisme menjadi topik yang penting untuk dikaji, hal ini dikarenakan suatu
isu yang menjadi permasalahan di tingkatan internasional pada kenyataannya tetap
memerlukan penyelesaian dalam ruang lingkup atau wilayah yang lebih lebih
kecil, yaitu pada tataran regional. Negara-negara yang berdekatan secara
geografis saling melakukan kerja sama baik itu keamanan maupun ekonomi yang
membuat kepentingan antar negara-negara tersebut tak bisa dipisahkan antara
satu dengan yang lainnya. Kaum Liberal Institusional menganggap bahwa peran
institusi akan membantu menekan kekacauan anarki internasional, melalui
institusi yang dibentuk maka setiap negara memiliki kewajiban untuk mematuhi
aturan yang berlaku diantara mereka dalam institusi supranasional.1

Buzan dalam bukunya Regions and Power : The
Structure of International Security menjelaskan bahwa
 Regional
Security Complex sebagai kelompok negara-negara yang berada di suatu
wilayah atau di satu kawasan yang sama memiliki kedekatan secara geografis
sehingga membuat negara-negara tersebut cenderung memiliki permasalahan
keamanan yang sama dan juga saling bergantung satu dengan yang lainnya2.
Regional Security Complexes adalah suatu konsep yang diperkenalkan
oleh Buzan dan Waefer yang mana berfokus  pada unsur region atau kawasan untuk memahami dinamika keamanan internasional.
Hal ini mengakibatkan adanya rasa saling ketergantungan antara negara
yang satu terhadap negara yang lain di dalam satu kawasan. Oleh karena itu
konflik bukan lagi menjadi urusan satu negara melainkan menjadi persoalan
bersama negara-negara dalam suatu kawasan. Untuk menaungi kebutuhan-kebutuhan
tersebut maka diperlukan suatu wadah yaitu organisasi regional bagi negara-negara
yang secara geografis berada didalam suatu kawasan.

Lynn H. Miller yang
mengklasifikasikan organisasi regional berdasarkan ‘security orientation’.3 Hal tersebut tidak dimaknai secara
sempit dimana orientasi dari sebuah organisasi regional adalah keamanan
masing-masing negara dalam konteks kedaulatan namun yang ditekankan oleh Miller
adalah “keinginan untuk menjaga dan
memelihara kestabilan ekonomi, meredam ketegangan politik atau konflik-konflik
sosial dan budaya”4.
Sehingga dapat disimpulkan bahwa organisasi regional dibentuk untuk mewadahi
kerjasama negara-negara yang berada di dalam suatu kawasan dan meminimalisir
konflik-konflik yang terjadi diantara sesama negara-negara tersebut. dengan
institusi regional maka akan lebih mudah mengorganisir permasalahan yang muncul
di dalam suatu kawasan.

Author:

x

Hi!
I'm Eileen!

Would you like to get a custom essay? How about receiving a customized one?

Check it out